DIES NATALIS PRODI IKOR FIK UNY KE- 17

Saat ini, profesi tenaga keolahragaan semakin berkembang dan terbuka mendapatkan kesempatan bekerja. Selain badan tetap sehat dan semangat, tenaga keolahragaan seperti instruktur fitness, masseur, manager sarana olahraga juga bisa menghasilkan banyak uang. Banyak hasil penelitian di dunia mengungkapkan bahwa saat ini sebagian besar penyebab kematian dan penyakit (mortalitas dan murtiditas) disebabkan oleh gaya hidup bukan infeksi atau bakteri, oleh karena itu, kebutuhan akan hidup sehat dan bugar menjadi semakin disadari masyarakat. Demikian dikatakan Wakil Dekan I FIK UNY, Dr. Or. Mansur, M.S., dalam pembukaan Dies Natalis Program Studi Ilmu Keolahragaan (Ikor) FIK UNY ke 17 pada Jumat, 13 Mei 2016. Upacara pembukaan perayaan Dies Prodi Ikor dilaksanakan di Ruang Sidang Utama GPLA FIK UNY dan diisi dengan srawung ilmiah yang mengambil tema "Peran Konsentrasi Keahlian terhadap Peluang Kerja Lulusan Prodi Ikor di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN" dan ditandai oleh pemotongan tumpeng oleh Wakil Dekan I yang diberikan kepada Ketua Program Studi Ilmu Keolahragaan FIK UNY.

Dalam kesempatan itu, Ketua Program Studi Ilmu Keolahragaan, dr. Prijo Sudibjo, Sp.S., M.Kes. berharap agar ke depan Prodi Ikor semakin baik dan semoga tahun ini hasil akreditasi dari BAN PT tetap A. Lebih lanjut, Kaprodi Ikor melaporkan bahwa baru- baru ini Prodi Ikor telah "panen" doktor yaitu Dr. Ali Satia Graha, M.Kes., Dr. Sigit Nugroho, M.Or., dan Dr. Ahmad Nasrulloh, M.Or. yang nantinya akan semakin menguatkan Prodi Ikor di tengah persaingan dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas global. Rangkaian perayaan Dies Natalis Prodi Ikor diisi dengan kegiatan potong tumpeng, srawung ilmiah, dan pertandingan bolavoli persahabatan antar angkatan. Upacara pembukaan yang dihadiri dosen, alumni, dan mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan angkatan 2011- 2015 tampak meriah dengan hadirnya para alumni yang sukses dan penampilan tari tradisional dari mahasiswa UNY. (SP27)