FESTIVAL DOLANAN ANAK

Dalam rangka melestarikan berbagai permainan anak tradisional yang semakin terancam eksistensinya di tengah kemajuan arus digital, Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat FIK UNY menyelenggarakan Festival Dolanan Anak. Selain itu, tujuan kegiatan tersebut adalah agar anak- anak di tingkat Taman Kanak- Kanak dapat tumbuh secara alami dan aktif dalam aktivitas jasmani untuk mengmbangkan kemampuan motorik anak melalui berbagai permainan anak tradisional seperti yang ditampilkan oleh masing- masing Taman Kanak- Kanak seperti 'gobak sodor', 'jejamuran', 'ular tangga', 'cublak- cublak suweng', dan 'eggrang bathok'. ujar Prof. Dr. Wawan S. Suherman, M.Ed. selaku ketua PPM. Lebih lanjut, Wawan berharap agar tahun depan dapat lebih mengembangkan kegiatan festival tersebut dengan lebih banyak mengundang Taman Kanak- Kanak di DIY maupun di sekitarnya.
Festival Dolanan Anak diselenggarakan di Gedung Olahraga Unviersitas Negeri Yogyakarta pada Kamis, 20 Oktober 2016 dan diikuti oleh 18 Taman Kanak- Kanak yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta, Festival Dolanan Anak berlangsung meriah. Pada kegiatan tersebut, setiap Taman Kanak- Kanak diberi waktu 10 menit untuk menampilkan 'dolanan' tradisional anak yang nantinya akan diberikan penilaian oleh juri dari Fakultas Ilmu Keolahragaan UNY sebagai penghargaan atas permainan tradisional yang turut dilestarikan dan dimainkan oleh Taman Kanak- Kanak yang terbaik. Para guru dan peserta tampak gembira mengikuti festival dolanan tersebut karena anak sangat senang dan anak mudah dalam menerima pembelajaran melalui permainan tradisional yang disampaikan oleh guru di Taman Kanak- Kanak. Kehadiran para orangtua anak semakin menyemarakkan Festival Dolanan Anak dengan teriakan 'yel-yel' dukungan kepada putra- putri mereka yang dengan semangat memainkan permainan masing- masing. (Satya)