PERLUAS WAWASAN PENDIDIKAN JASMANI, PRODI PJKR SELENGGARAKAN WORKSHOP ON FUNDAMENTAL MOTOR SKILL (FMS)

Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Ilmu Keolahragaan UNY selalu berusaha mewujudkan program studi  yang unggul dan berdaya saing dalam bidang Pendidikan Jasmani, Pendidikan Jasmani Adaptif di tingkat nasional dan regional. Salah satu upaya tersebut adalah dengan menyelenggarakan Workshop on Fundamental Motor Skill (FMS) dengan narasumber Prof. Jacqueline D. Goodway, Ph.D. dari Ohio State University, Amerika Serikat. Goodway akan memperkaya wawasan dan ilmu para dosen dan mahasiswa Prodi PJKR tentang pendidikan jasmani terutama yang ada di Amerika Serikat, ungkap Dr. Guntur, Ketua Prodi PJKR. Lebih lanjut, Guntur berharap agar forum ilmiah seperti workshop dengan pemateri asing akan semakin mendorong dosen dan mahasiswa Prodi PJKR untuk berinovasi secara akademis dan praktis. 

Sementara Goodway memaparkan kecakapan fisik merupakan konsep yang mendapatkan perhatian di seluruh dunia. Banyak negara mulai mengembangkan kebijakan dan program kecakapan fisik yang berimplikasi pada praktik profesional dalam olahraga dan pendidikan jasmani, serta kesehatan bangsa. Peningkatan kelebihan berat badan anak dan obesitas dan penurunan dalam aktivitas fisik menjamin pendekatan berbasis bukti untuk mengatasi masalah kesehatan tersebut. Keprihatinan ini diperparah oleh fakta bahwa banyak anak-anak memulai hidup dengan penundaan yang signifikan dalam Keterampilan Motorik Dasar Yang Mendasar/ Fundamental Motor Skills (FMS) yang dibutuhkan untuk mendukung gaya hidup aktif. Dengan demikian, masyarakat harus mulai memenuhi kebutuhan literasi/ kecakapan fisik anak-anak dan melaksanakan program kegiatan fisik yang relevan secara budaya. Salah satu pendekatan tersebut adalah program keterampilan motorik awal tahun yang disebut SKIP © (Successful Kinesthetic Instruction for Preschoolers (SKIP©) yang didasarkan pada data 28 tahun. SKIP © bertujuan untuk mempromosikan kompetensi FMS anak-anak muda. Berbagai studi SKIP © menggunakan pendekatan pedagogis yang berbeda, para praktisi dan guru telah mengungkapkan hasil positif untuk anak-anak yang terlibat. Temuan ini memiliki implikasi untuk pengaturan perawatan anak usia dini dan kebijakan olahraga berbasis masyarakat.

Kegiatan workshop yang berlangsung selama 2 hari dari tanggal 24- 25 Oktober mendapat antusias yang cukup tinggi dari para peserta. Di hari pertama para peserta mendapatkan teori dan diskusi sedangkan di hari ke dua lebih banyak melakukan praktek di lapangan. (SP27)